Abstrak
Indonesia merupakan negara yang
mempunyai banyak keaneragaman. Banyaknya budaya, suku membuat Indonesia menjadi
dinamis, baik itu dalam keaneragamannya maupun konfliknya. Keaneragaman
tersebut dapat juga dikarenakan Indonesia adalah negara kepulauan (Archipelago), dengan banyaknya pulau
maka tiap budaya serta suku juga agaknya sedikit berbeda. Contohnya saja di
Jawa Tengah dengan Yogyakarta, mungkin masih dalam lingkup Pulau Jawa, tapi
buktinya budaya kedua wilayah ini agak berbeda, apalagi dengan pulau yang
berbeda, misalnya budaya Yogyakarta dengan budaya Bali.
Banyaknya suatu perbedaan dalam
suatu negara, maka semakin besar pula konflik yang akan terjadi. Perbedaan
suku, budaya, bahkan watak juga merupakan potensi terjadinya konflik. Identitas
pada setiap individu maupun kelompok merupakan faktor penentu disetiap konflik
yang terjadi. Banyak konflik di Indonesia biasanya karena perbedaan identitas
diri. Para individu maupun kelompok ini biasanya berpikiran bahwa mereka lebih
tinggi dari individu maupun kelompok lain. Konflik dapat pula terjadi ketika
individu maupun kelompok merasa menjadi minoritas ataupun merasa termarjinalkan
oleh kelompok mayoritas, sehingga mengakibatkan gap antar keduanya.
Tidak adanya penyeragaman frame
terkait Indonesia itu satu juga merupakan salah satu penyebab konflik yang
terjadi saat ini, bahkan dari dulu. Sebagai warga Indonesia tentu harus
berpikiran bahwa kita ini Indonesia, bukan masih membawa ego kultural
masing-masing. Mungkin memang tidak dapat melepaskan ego kultural, tapi
alangkah baiknya jika tiap individu maupun kelompok mampu meredam hal tersebut.
Keyword : Keaneragaman, Konflik,
Identitas, ego-kultural.