Halaman

Jumat, 17 Agustus 2012

4 FILM BAGUS VINO G SEBASTIAN

            Nah ini film bagusnya Indonesia (menurutku lho). Film yang di produseri oleh upi ini mengambil actor yang kompeten à vino g sebastian. Actor asal malang ini sudah banyak main di film layar lebar. Dari punk in love, radit dan jani, realita cinta dan rocknroll dan yang baru di liris tahun 2009 lalu yaitu serigala terakhir. Tapi yang saya mau ceritakan hanya 4 film saja hehe. Langsung saja nih..
1.     Punk in love

Diawali oleh percobaan bunuh diri yang menghebohkan kota Malang, empat anak Punk  Arok (Vino G. Bastian)
, Yoji (Andhika Pratama), Mojo (Yogi Finanda), dan Almira (Aulia Sarah), tanpa pikir panjang untuk memutuskan
pergi ke Jakarta untuk menyatakan cinta kepada cewek pujaan hati. Dengan modal hati dan rambut jigrak kebanggaan, perjalanan sepanjang Pulau Jawa yang maunya biasa menjadi luar biasa.
Kebanjiran, kejar-kejaran dengan bis maut di sepanjang jalur Pantura, berantem dengan tukang sate, dan seabrek petualangan konyol tapi seru akhirnya dilakoni di sepanjang jalan. Bromo, Cepu, Pati, Semarang, Cirebon, jadi saksi jungkir-baliknya anak-anak Punk ini mempertahankan idealismenya, sekaligus membuka jati diri mereka satu demi satu: rambut boleh jigrak tapi hati tetep... dangdut!



2.     Radit dan jani
Radit dan Jani (panggilan Anjani) adalah pasangan muda yang nekat menikah walau mendapat tentangan dari orang tua Jani. Tanpa bekal uang dan pekerjaan tetap, kehidupan yang keras harus mereka jalani. Apalagi ketergantungan Radit terhadap obat-obatan terlarang membuat langkah mereka semakin berat. Namun, kekuatan cinta mereka membuat semua kepahitan hidup tidak terasa.
Pada suatu hari, Jani mendapati dirinya hamil. Mereka pun terbangunkan oleh kenyataan, bahwa hidup mereka harus berubah. Radit berusaha keras untuk mendapatkan penghasilan tetap dan berhenti menggunakan narkoba, agar ia bisa membahagiakan Jani dan memberi masa depan kepada anak mereka.




3.     Realita cinta dan rock n roll

Nugi adalah seorang remaja sekaligus siswa SMU yang baru berusia 17 tahun. Sejak usia 6 tahun, dia telah ditinggal sang ayah ke Amerika menyusul perceraiannya dengan sang ibu (Sandy Harun). Dalam kesehariannya, tak ada yang lebih diminati Nugi selain bermain band dan bertindak semaunya. Hal serupa juga menjadi bagian dari kehidupan sahabat karib yang juga teman sekelas Nugi, Ipang. Tak heran keduanya selalu bersama baik saat bermain band maupun saat tidak bermain band seperti merancang dan mengisi hari-hari dengan kenakalan. Nugi dan Ipang punya sahabat bernama Sandra (Nadine Chandrawinata), seorang penjaga distro yang cantik dan sering menjadi tempat mereka berdua curhat. Kedekatan mereka tak hanya sekedar dikarenakan kesukaan terhadap musik, juga dilandasi keinginan yang sama untuk menjalani hidup semaunya dan tak mau dibebani banyak persoalan hidup. Satu hari, mereka, khususnya Nugi dan Ipang, dihadapkan pada sebuah realita yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Saat liburan sekolah tiba, Nugi baru "ngeh" kalo ayah yang pernah meninggalkannya ke Amerika telah menjelma menjadi seorang perempuan bernama Mariana (Barry Prima). Sementara itu, Ipang juga baru tahu bahwa dirinya bukan anak kandung dari sang ayah (Frans Tumbuan) yang berprofesi dosen dan ibu yang selama ini membesarkannya, melainkan anak adopsi. Kepahitan menghadapi realita ini tentu saja memunculkan beragam konflik pada diri mereka yang juga harus saling berhadapan tatkala cinta Nugi terhadap Sandra semakin berkembang. Sementara itu, Sandra lebih memberikan perhatian pada Ipang.

4.     Serigala terakhir
Disebuah pinggiran Jakarta dengan sekelompok remaja laki-laki tumbuh dan menjalin persahabatan yang kuat. Mereka adalah Ale [Fathir Muchtar], Jarot [Vino G. Bastian], Lukman [Dion Wiyoko], Sadat [Ali Syakieb], dan Jago [Dallas Pratama]. Ale adalah sosok yang paling menonjol diantara mereka. Jiwa pemimpinnya sangat kentara sekali. Sementara Jarot adalah sosok yang paling tidak banyak omong dan tertutup
Suatu peristiwa dalam sebuah pertandingan sepak bola yang berakhir dengan keributan. Pada saat itu Ale tampak terdesak karena lawannya menggunakan pisau. Mereka semua berusaha membantu Ale. Sampai akhirnya Jarotlah yang berhasil melumpuhkan lawan dan tanpa diduganya pisau itu tertancap ditubuh lawan, rubuh bersimbahkan darah, dan mati. Seketika semua diam dan kemudian kabur meninggalkan Jarot seorang diri yang berdiri terpana tidak percaya
Persahabatan yang sudah mereka jalin eratpun teruji. Jarot harus mengalami pengalaman pahit di penjara seorang diri. Tidak ada seorang sahabatpun yang memperdulikannya. Perasaan sakit hati dan terkhianati mengubah Jarot menjadi lelaki yang keras. Keputusannya setelah keluar dari penjara untuk bergabung di kelompok Naga Hitam membuatnya jadi berseberangan dengan kelompok Ale. Karena kelompok Naga Hitam adalah musuh besar kelompok Ale.
Intrik demi intrik pun semakin rumit. Terlebih lagi ketika Jarot menjalin cinta lamanya kembali secara diam-diam dengan Aisya [Fanny Fabriana], adik Ale. Keputusan Jarot ini dianggap membahayakan bagi kedua kelompok yang berseteru.





4 komentar:

  1. srigala terakhir serem ikh... pa lagi pas ngbunuh sadat n jago... jarot kejam.;-(

    BalasHapus
  2. kejam tp keren loh, menegangkan pula filmny. Bagus lg yg radyt dan jani :)

    BalasHapus