Nah ini film bagusnya Indonesia (menurutku
lho). Film yang di produseri oleh upi ini mengambil actor yang kompeten à vino g sebastian. Actor asal malang
ini sudah banyak main di film layar lebar. Dari punk in love, radit dan jani,
realita cinta dan rocknroll dan yang baru di liris tahun 2009 lalu yaitu
serigala terakhir. Tapi yang saya mau ceritakan hanya 4 film saja hehe. Langsung
saja nih..
1.
Punk in love
Diawali
oleh percobaan bunuh diri yang menghebohkan kota Malang, empat anak Punk
Arok (Vino G. Bastian), Yoji (Andhika Pratama), Mojo (Yogi Finanda), dan Almira (Aulia Sarah), tanpa pikir panjang untuk memutuskan
pergi
ke Jakarta untuk menyatakan cinta kepada cewek pujaan hati. Dengan modal hati
dan rambut jigrak kebanggaan, perjalanan sepanjang Pulau Jawa yang maunya biasa menjadi luar biasa.
Kebanjiran, kejar-kejaran dengan bis maut di sepanjang jalur Pantura, berantem dengan tukang sate, dan seabrek petualangan konyol tapi seru akhirnya dilakoni di sepanjang jalan. Bromo, Cepu, Pati, Semarang, Cirebon, jadi saksi jungkir-baliknya anak-anak Punk ini mempertahankan idealismenya, sekaligus membuka jati diri mereka satu demi satu: rambut boleh jigrak tapi hati tetep... dangdut!
Kebanjiran, kejar-kejaran dengan bis maut di sepanjang jalur Pantura, berantem dengan tukang sate, dan seabrek petualangan konyol tapi seru akhirnya dilakoni di sepanjang jalan. Bromo, Cepu, Pati, Semarang, Cirebon, jadi saksi jungkir-baliknya anak-anak Punk ini mempertahankan idealismenya, sekaligus membuka jati diri mereka satu demi satu: rambut boleh jigrak tapi hati tetep... dangdut!
2.
Radit dan jani
Radit dan
Jani (panggilan Anjani) adalah pasangan muda yang nekat menikah walau mendapat
tentangan dari orang tua Jani. Tanpa bekal uang dan pekerjaan tetap, kehidupan
yang keras harus mereka jalani. Apalagi ketergantungan Radit terhadap
obat-obatan terlarang membuat langkah mereka semakin berat. Namun, kekuatan
cinta mereka membuat semua kepahitan hidup tidak terasa.
Pada suatu
hari, Jani mendapati dirinya hamil. Mereka pun terbangunkan oleh kenyataan,
bahwa hidup mereka harus berubah. Radit berusaha keras untuk mendapatkan
penghasilan tetap dan berhenti menggunakan narkoba, agar ia bisa membahagiakan
Jani dan memberi masa depan kepada anak mereka.
3.
Realita cinta dan rock n roll
Nugi
adalah seorang remaja sekaligus siswa SMU yang baru berusia 17 tahun. Sejak
usia 6 tahun, dia telah ditinggal sang ayah ke Amerika menyusul perceraiannya
dengan sang ibu (Sandy Harun). Dalam kesehariannya, tak ada yang lebih diminati
Nugi selain bermain band dan bertindak semaunya. Hal serupa juga menjadi bagian
dari kehidupan sahabat karib yang juga teman sekelas Nugi, Ipang. Tak heran
keduanya selalu bersama baik saat bermain band maupun saat tidak bermain band
seperti merancang dan mengisi hari-hari dengan kenakalan. Nugi dan Ipang punya
sahabat bernama Sandra (Nadine Chandrawinata), seorang penjaga distro yang
cantik dan sering menjadi tempat mereka berdua curhat. Kedekatan mereka tak
hanya sekedar dikarenakan kesukaan terhadap musik, juga dilandasi keinginan
yang sama untuk menjalani hidup semaunya dan tak mau dibebani banyak persoalan
hidup. Satu hari, mereka, khususnya Nugi dan Ipang, dihadapkan pada sebuah
realita yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Saat liburan sekolah tiba,
Nugi baru "ngeh" kalo ayah yang pernah meninggalkannya ke Amerika
telah menjelma menjadi seorang perempuan bernama Mariana (Barry Prima).
Sementara itu, Ipang juga baru tahu bahwa dirinya bukan anak kandung dari sang
ayah (Frans Tumbuan) yang berprofesi dosen dan ibu yang selama ini
membesarkannya, melainkan anak adopsi. Kepahitan menghadapi realita ini tentu
saja memunculkan beragam konflik pada diri mereka yang juga harus saling
berhadapan tatkala cinta Nugi terhadap Sandra semakin berkembang. Sementara
itu, Sandra lebih memberikan perhatian pada Ipang.
4.
Serigala terakhir
Disebuah pinggiran Jakarta dengan sekelompok remaja
laki-laki tumbuh dan menjalin persahabatan yang kuat. Mereka adalah Ale [Fathir
Muchtar], Jarot [Vino G. Bastian], Lukman [Dion Wiyoko], Sadat [Ali Syakieb],
dan Jago [Dallas Pratama]. Ale adalah sosok yang paling menonjol diantara
mereka. Jiwa pemimpinnya sangat kentara sekali. Sementara Jarot adalah sosok
yang paling tidak banyak omong dan tertutup
Suatu peristiwa dalam sebuah pertandingan sepak bola yang
berakhir dengan keributan. Pada saat itu Ale tampak terdesak karena lawannya
menggunakan pisau. Mereka semua berusaha membantu Ale. Sampai akhirnya Jarotlah
yang berhasil melumpuhkan lawan dan tanpa diduganya pisau itu tertancap ditubuh
lawan, rubuh bersimbahkan darah, dan mati. Seketika semua diam dan kemudian
kabur meninggalkan Jarot seorang diri yang berdiri terpana tidak percaya
Persahabatan yang sudah mereka jalin eratpun teruji. Jarot
harus mengalami pengalaman pahit di penjara seorang diri. Tidak ada seorang
sahabatpun yang memperdulikannya. Perasaan sakit hati dan terkhianati mengubah
Jarot menjadi lelaki yang keras. Keputusannya setelah keluar dari penjara untuk
bergabung di kelompok Naga Hitam membuatnya jadi berseberangan dengan kelompok
Ale. Karena kelompok Naga Hitam adalah musuh besar kelompok Ale.
Intrik demi intrik pun semakin rumit. Terlebih lagi ketika
Jarot menjalin cinta lamanya kembali secara diam-diam dengan Aisya [Fanny
Fabriana], adik Ale. Keputusan Jarot ini dianggap membahayakan bagi kedua
kelompok yang berseteru.
emang keren tuh :)
BalasHapusiya emang :)
BalasHapussrigala terakhir serem ikh... pa lagi pas ngbunuh sadat n jago... jarot kejam.;-(
BalasHapuskejam tp keren loh, menegangkan pula filmny. Bagus lg yg radyt dan jani :)
BalasHapus