Halaman

Rabu, 18 Desember 2013

Pancasila


1.     1.  Jelaskan Pancasila sebagai dasar negara!

Di Indonesia yang mempunyai banyak suku bahkan budaya (pluraritas) tentulah  harus mempunyai dasar negara apalagi Indonesia adalah negar kepulauan dan yang mampu yang mampu menjadikan Indonesia negara yang satu kesatuan dan mencapai keadilan, kesejahteraan dan kebahagiaan.

Pancasila sebagai dasar negara telah  menjadi kesepakatan bangsa dan selalu tercantum dalam pembukaan atau mukadimah Undang-Undang Dasar yang pernah berlaku di Negara Republik Indonesia.

Pancasila sebagai dasar negara bersifat konstitatif dan regulatif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga segala peraturan perundang- undangan dan penyenggarakan kehidupan berbangsa dan bernegara harus merupakan transformasinilai – nilai Pancasila.

Pancasila adalah Staatsfundamentalnom atau pokok kaidah findamental negara ( Prof. Drs. Notonegoro, SH) yang bermakna bahwa Pancasila menjadi sumber dari segala sumber hukum bagi sistem hukum di Indonesia.

2.      2. Jelaskan paradigma Pancasila dalam pembangunan nasional !


Kata paradigma berasal dari bahasa Inggris ‘Paradigm’ berarti model, pola, atau contoh. Paradigma juga berarti suatu gugusan suatu sistem pemikiran, cara pandang, nilai nilai, metode metode, prinsip ataupun pemecaha masalah. Pancasila adalah paradigma sebab pancasila dijadikan landasan, acuan, metode, nilai, dan tujuan yang ingin dicapai dalam program pembangunan.
Pancasila sebagai paradigma pembangunan artinya Pancasila berisi anggapan anggapan dasar yang merupakan kerangka keyakinan yang berfungsi sebagai acuan, pedoman dalam perancanaan, pelaksanaan, pengawasan, pemanfaatan hasil hasil pembangunan nasional.
          Sebagai paradigma pembangunan, Pancasila mempunyai kedudukan :
1.      Cita cita bangsa Indonesia
2.      Jiwa bangsa
3.      Moral pembangunan
4.      Dasar Negara Republik Indonesia

3.     3.  Jelaskan Pancasila sebagai pandangan hidup !

Pancasila bagi kita sebagai pandangan hidup, kesadaran dan cita cita moral yang meliputi kewajiban dan watak yang sudah berurat akar didalam kebudayaan bangsa Indonesia yaitu suatu kebudayaan yang mengajarkanbahwa hidup manusia akan mencapai keselarasan jika berimbang antara manusia dengan alam, manusia dengan Tuhan yang mencakup kebahagiaan lahiriah dan rohaniah.
Dengan Pancasila sebagai pandangan hidup, masyarakat Indonesia berpedoman pada ke-lima sila dari Pancasila dan tentu saja dari peranan kepemimpinan dan mengamalkanya dalam kehidupan sehari-hari.

4.     4. Jelaskan Pancasila sebagai sistem filsafat !

Pancasila dimaknai sebagai suatu filsafat yang dimaksud bahwa Pancasila dipahami sebagai hasil perencanaan yang mendalam mengenai kehidupan bangsa dan negara dan merupakan sistem pemikiran terdiri atau sibagai sistem filsafat
Filasafat Pancasila dapat dikatakan suatu sistem filsafat dalam arti pancasila ditinjau dari segi kesisteman merupakan satu kesatuan sistem yang secara nalar dapat dapat dibenarkan dan diterima
Pada hakekatnya mengandung suatu konsep, prinsip serta nilai nilai yang dijadikan sumber dari segala penjabaran norma, baik norma hukum, moral, kebangsaan, kenegaran, dan norma lainya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia,
Dengan demikian dapat diartikan bahwa sila sila dari Pancasila pada hakekatnya bukan saja sekedar kesatuan yang bersifat logis namun sekaligus merupakan susunan kalimat yang mempunyai dasar yang sangat dalam. Dengan Soekarno yang menggali lagi pemikiran pemikiran yang sangat dalam untuk menciptakan suatu dasar negara-negara Pancasila sendiri merupakan karya seluruh bangsa Indonesia sejak zaman purbakala sampai sekarang.

5.    5.  Jelaskan Pancasila sebagai ideologi negara !

Pancasila telah memenuhi syarat sebagai ideologi karena telah mengandung konsep, prinsip dan nilai yang membentuk sistem nilai yang utuh, bulat dan mendasar yang merupakan cerminan dari pandangan hidup, falsafah hidup dan cita cita bangsa Indonesia.

Upaya implementasi Pancasila dapat dilakukan melalui penjabaran nilai-nilai dasar ke dalam nilai instrumental dan nilai praktis untuk melaksanakan hal tersebut perlu ditempuh 3 tahapan yakni :
1.      Pemahaman (artikulasi)
2.      Internalisasi
3.      Aplikasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar