Halaman

Kamis, 01 Agustus 2019

Percakapan Menyayat Hati


“Bajingan kamu, pecun!” kata Anton sambil menampar pipi Asti dengan keras.
“Maaf mas maaf, aku tidak akan mengulanginya lagi, sungguh.” Jawab Asti sambil sesenggukan menangis dengan tangan kiri menutup pipi kirinya sehabis terkena tamparan.
Setelah itu, Anton pun pergi dengan menggandeng perempuan lainnya. Anton pergi dengan senyum indah pada perempuan yang dibawanya, sambil menyolek pantat perempuan itu. Perempuan itu hanya tertawa girang melihat muka Anton.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar