![]() |
| diambil dari Tribunnews.com |
Sub-tema:
Keselamatan, Keamanan, dan Kenyamanan Transportasi Saat ini
Semakin
hari semakin bertambahnya penduduk dan semakin pula bertambahnya kendaraan
pribadi, baik roda dua maupun roda empat. Hal tersebut sangat terasa di tempat
tinggal penulis; Yogyakarta. Meskipun masih jarang memakai transportasi umum,
penulis meyakini, bahwa cepat atau lambat kita akan membutuhkannya.
Di
Yogyakarta, terdapat transportasi umum yang layak digunakan oleh para
penduduknya, yakni Trans Jogja. Dulu saat pertama kali melihat Trans Jogja,
penulis merasa bangga, selain menambah lapangan pekerjaan, pengentasan
kemacetan di jalan juga bisa teratasi. Lima tahun belakangan ini, Trans Jogja
menambah angkutan baru berwarna biru. Lumayan untuk menambah warna warni
kendaraan saat mengitari suasana indahnya jalanan Yogyakarta.
Biaya
yang tergolong murah, hanya Rp 3.000 sudah bisa pergi kemana-mana yang
pelancong suka, meskipun ada beberapa titik yang tidak ada halte untuk Trans
Jogja. Oleh karena itu, sebagai pelancong, harus memperhatikan rute yang telah
ditentukan. Sebagai transportasi umum, Trans Jogja selalu memperhatikan keselamatan,
keamanan, dan kenyamanan penumpang.
Dalam
segi keselamatan, penumpang dimanjakan dengan halte bus yang aman dan teduh,
sehingga penumpang dapat menunggu Bus Trans Jogja dengan aman dan nyaman
meskipun saat terik matahari yang sangat panas menyengat maupun hujan lebat.
Dalam
segi keamanan, servis berkala yang diadakan oleh managemen Trans Jogja yang
dikomandoi oleh Dinas Perhubungan D.I. Yogyakarta. Servis berkala dimaksimalkan
guna memberikan rasa aman kepada penumpang, sehingga penumpang berkemauan
menggunakan transportasi umum lagi. Selain itu, hampir semua Bus Trans Jogja
sudah terdapat CCTV, hal ini akan semakin membuat para penumpang merasa aman.
Dalam
segi kenyamanan, fasilitas baru berupa ruangan khusus yang diprioritaskan bagi
penumpang berkursi roda (lantai pada bus diberi tanda khusus, sehingga mudah
dimengerti oleh penumpang). Selain itu, terdapat kursi yang diperuntukan kepada
penumpang lanjut usia, wanita hamil, penyandang disabilitas tanpa kursi roda. Fasilitas
ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat luas agar lebih peka terhadap
sekitar.
Ini
adalah salah satu contoh pentingnya transportasi umum dikala sudah menjamurnya
kendaraan pribadi. Hal tersebut menjadi sebuah kebutuhan ke depan untuk dijadikan
prioritas oleh @kemenhub151 (Instagram) atau http://dephub.go.id/ yang dipimpin oleh bapak menteri; Budi Karya Sumadi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar